Puisi ini adalah buatan salah satu mmm…temanku yang bernama Vihin Syahida… Sengaja di post disini karena kupikir syairnya baguss untuk direnungkan… isinya tentang perjuangan menempuh halangan dalam meniti CINTA yang satu, cinta dari yang Maha Memiliki Cinta,Maha Memiliki Kehidupan, Maha Memiliki Kebenaran ![]()
Berharap ini jadi motivasi, yaah minimal motivasi diri sendiri untuk selalu tak gentar atas segala halangan dan aral melintang yang akan dihadapkan-Nya dalam menempuh jalan ini
Lets check it out, bro n sist …
Tata surya tengah beredar
Bumi tengah berputar
Hidup kian berjalan
Aku pun bergegas mengubah pandangan
Dari kejahilan menuju kebenaran
Wahai Tuhan!
Tuntun aku kekerahmatan
Ku telusuri…
Lembah…
Lereng…
Bukit…
Puncak…
Ya! Puncak!
Puncak itu keselamatan
Puncak itu tujuan
Puncak itu keridhoan
Dalam ikhtiarku
Dalam kebulatan tekadku
Temaramlah aku, terseok bathinku
Angin itu! Kabut itu!
Menyerang, menghempas, membuyarkan pandanganku
Mereka yang tak pasti arah dan tak tentu pengakhiran
Berhasil mengkremasi semua harapan dan tujuan
Seorang hamba yang mencari kebenaran
Cahaya yang menyinari
Kian lenyap disibaknya
Jalan lurus yang kutapaki
Tak tampak, diselubunginya
Aku diam, aku tunggu
Berbisik hatiku, “Mau apa mereka?”
Ku kira, mereka kan beri petunjuk
Nyatanya, ku hanya “terbujuk”
Lantas mau kemana aku? Siapakah mereka???
Angin itu hanya berputar mengelilingiku
Kabut itu hanya mengaburkan pandangan
Setelah memecah harapan,
Lalu aku dibiarkan
Tertatih.. namun tak buatku merintih
Dikejar… namun tak buatku bergelalar
Ku kumandangkan sekuat diri
Ku hujamkan sekuat hati
Hingga langit terasa bergetar
Hingga pita suara nyaris terpendar
“Allah akan menunjukkan kebenaran dan
melenyapkan kebathilan”
Pada masanya
Angin dan kabut itu tiada
Dan jalan petunjuk itu kembali bercahaya
Akhirnya ku berhak meniti tuju ‘CINTA’
